Rp30.000
Penulis: Muhammad Nailul Author
ISBN: 978-634-96076-6-7
Cetakan: Pertama, Juni 2025
Halaman & Ukuran: viii + 60 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Sinopsis: Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya ini yang berjudul “Belanja Tanpa Rencana: Strategi Toko dalam Mendorong Keputusan Impulsif Konsumen” dengan lancar. Penulisan karya ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah bagaimana elemen-elemen lingkungan toko dan kondisi psikologis konsumen dapat mendorong terjadinya pembelian impulsif, khususnya di kalangan anak muda dan mahasiswa di Kota Malang. Topik ini dipilih karena fenomena belanja impulsif semakin marak terjadi, terutama seiring berkembangnya gaya hidup modern, urbanisasi, dan strategi pemasaran toko yang makin kreatif. Harapannya, karya ini dapat memberikan kontribusi ilmiah bagi kalangan akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat umum dalam memahami dinamika perilaku konsumen.
Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami |
Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-) |
Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami |


0 Comments