Penulis: Ahmad Irfan, Siti Nuri Nurhaidah, Febriyani, Hasanuddin Muhammad, Syahid Makdum Ibrohim, M. Rafli Farid Al Farisi
ISBN: xxx-xxx-xxxx-xx-x
Cetakan: Pertama, Agustus 2026/Safar 1448 H
Halaman & Ukuran: xii + 278 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp99.999,-
Cetakan: Pertama, Agustus 2026/Safar 1448 H
Halaman & Ukuran: xii + 278 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp99.999,-
Deskripsi Buku: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan, dakwah, budaya, komunikasi, dan pembentukan karakter masyarakat. Di satu sisi, transformasi digital membuka peluang yang luas bagi penyebaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam secara lebih efektif dan inklusif. Namun di sisi lain, perubahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa krisis otoritas keagamaan, komodifikasi dakwah, disrupsi budaya lokal, degradasi moral, serta persoalan etika dalam pemanfaatan media digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya ilmiah yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi Islam dengan dinamika perkembangan masyarakat digital secara kritis, moderat, dan konstruktif.
Buku ini hadir sebagai salah satu ikhtiar akademik untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pendidikan Islam, dakwah, dan budaya dalam menghadapi era transformasi digital. Berbagai tema yang diangkat merupakan refleksi atas persoalan-persoalan kontemporer yang dihadapi umat Islam, sekaligus menawarkan perspektif konseptual dan praktis yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur'an, Sunnah, maqāṣid al-syarī'ah, serta khazanah pemikiran Islam yang terus berkembang sesuai tuntutan zaman.
Secara sistematis, buku ini terdiri atas dua belas bab yang saling berkaitan. Bab pertama membahas Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia sebagai model pengembangan ulama yang mengintegrasikan dimensi tarbiyah, ta'lim, ta'dib, dan literasi digital. Bab kedua mengulas pentingnya pendidikan dalam menjaga dan mereaktualisasikan identitas budaya lokal, khususnya budaya Betawi, di tengah derasnya arus globalisasi. Bab ketiga mengkaji fenomena budaya olahraga digital dan eksposur tubuh melalui perspektif hukum Islam serta maqāṣid al-syarī'ah.
Selanjutnya, bab keempat membahas implementasi Program Dakwah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) sebagai strategi pemerataan dakwah di wilayah Indonesia. Bab kelima mengangkat ekoteologi Islam sebagai paradigma dakwah kontemporer dalam membangun kesadaran ekologis umat. Bab keenam membahas standardisasi metode dakwah pada era digital melalui studi terhadap model dakwah Gus Faiz, sedangkan bab ketujuh menawarkan model manajemen dakwah dan pendidikan kader ulama berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai pendekatan peningkatan mutu kelembagaan.
Bab kedelapan menyoroti pentingnya pendidikan agama Islam dalam membangun moral ideal di tengah krisis nilai masyarakat modern. Bab kesembilan mengulas blended learning sebagai inovasi pembelajaran dakwah pada era Society 5.0. Bab kesepuluh mengkaji rekonstruksi profesionalisme mimbar melalui standardisasi dai sebagai upaya menjaga kualitas dakwah di tengah perubahan media komunikasi. Bab kesebelas membahas model pendidikan akhlak bagi santri Generasi Z yang menghadapi tantangan era digital, sedangkan bab kedua belas mengulas implementasi metode talaqqi klasikal dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur'an sebagai bentuk pelestarian tradisi pendidikan Islam yang tetap relevan hingga saat ini.
Meskipun setiap bab membahas tema yang berbeda, keseluruhannya diikat oleh benang merah yang sama, yaitu bagaimana nilai-nilai dasar Islam dapat terus dipertahankan sekaligus dikembangkan secara adaptif dalam menghadapi transformasi sosial, budaya, pendidikan, dan teknologi digital. Dengan demikian, buku ini tidak hanya menghadirkan kajian normatif, tetapi juga menawarkan berbagai model konseptual, strategi implementatif, dan refleksi kritis terhadap berbagai fenomena yang berkembang di masyarakat.
Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, guru, dosen, pengelola pesantren, praktisi pendidikan, dai, pengurus Majelis Ulama Indonesia, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan Islam, kaderisasi ulama, pelestarian budaya lokal, dan etika bermedia sosial dalam kehidupan masyarakat digital.
Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami |
Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-) |
Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami |


0 Comments