Dakwah sebagai Jembatan Zaman: Integrasi Nilai Klasik dan Tantangan Modern dalam Metodologi, Warisan, dan Isu Sosial Islam

Penulis: Ahmad Irfan, Siti Nuri Nurhaidah, Hanif, Tsulasy Fadhil, Annisa Taqiyya Nurhaqiqiy 
ISBN: xxx-xxx-xxxx-xx-x
Cetakan: Pertama, Agustus 2026/Safar 1448 H
Halaman & Ukuran: xii + 286 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp99.999,-
Deskripsi Buku: Dakwah merupakan proses yang senantiasa hidup dan berkembang mengikuti dinamika zaman. Meskipun nilai-nilai Islam bersifat tetap dan universal, cara penyampaian, pendekatan, serta ruang gerak dakwah selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan masyarakat. Perubahan sosial, kemajuan teknologi informasi, globalisasi budaya, transformasi ekonomi, hingga munculnya berbagai isu kemanusiaan dan lingkungan telah menghadirkan tantangan baru yang menuntut pembaruan strategi dakwah tanpa melepaskan akar tradisi keilmuan Islam. Dalam konteks tersebut, dakwah harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan warisan intelektual Islam dengan kebutuhan masyarakat modern secara arif, moderat, dan solutif.
Buku ini disusun sebagai ikhtiar akademik untuk mempertemukan khazanah klasik Islam dengan realitas kontemporer melalui berbagai kajian multidisipliner. Berbagai pembahasan di dalamnya menunjukkan bahwa dakwah bukan hanya aktivitas menyampaikan ajaran agama, melainkan juga proses transformasi sosial yang mencakup pendidikan kader ulama, pelestarian warisan peradaban Islam, penguatan keluarga, pembangunan moral generasi muda, komunikasi digital, pengembangan ekonomi halal, pelestarian lingkungan, hingga kontribusi Islam dalam membangun perdamaian dunia. Dengan demikian, dakwah dipahami sebagai instrumen perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan landasan normatif Al-Qur'an, Sunnah, dan tradisi intelektual Islam.
Secara sistematis, buku ini terdiri atas sebelas bab yang saling berkaitan. Bab pertama mengkaji metode dakwah Qur'ani berdasarkan penafsiran Muhammad al-Tahir Ibn 'Ashur terhadap Surah An-Nahl ayat 125, sekaligus menguraikan relevansinya bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Kader Ulama (PKU). Bab kedua membahas eksistensi mimbar masjid bersejarah sebagai warisan budaya Islam yang merepresentasikan perkembangan dakwah sepanjang sejarah. Bab ketiga mengulas transformasi dakwah dari era klasik menuju era kontemporer dengan menyoroti perubahan metode, karakteristik dai, dan faktor-faktor yang menentukan efektivitas dakwah di tengah perubahan masyarakat.
Bab keempat mengangkat tema sentimen anti-perang dan perdamaian dunia dengan menempatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai salah satu aktor strategis dalam membangun komunikasi dakwah yang berorientasi pada diplomasi moral dan resolusi konflik. Bab kelima membahas konsep qiwāmah dalam keluarga Muslim di tengah berkembangnya narasi kesetaraan gender melalui pendekatan maqāṣid al-syarī'ah sebagai landasan penguatan ketahanan keluarga. Bab keenam mengkaji model pembentukan generasi ulama yang berilmu, berakhlak, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui Program Pendidikan Kader Ulama MUI.
Selanjutnya, bab ketujuh membahas hubungan antara kedaulatan ekonomi dan amanah ekologis melalui analisis terhadap fatwa serta strategi dakwah lingkungan dalam menghadapi persoalan industri kelapa sawit dan keberlanjutan lingkungan hidup. Bab kedelapan menguraikan integrasi dakwah kontemporer dengan kebijakan pemerintah dalam penguatan ekosistem Jaminan Produk Halal, termasuk peran strategis Duta Halal sebagai agen perubahan sosial. Bab kesembilan menawarkan rekonstruksi strategi dakwah pada era digital dengan mengkaji etika bermedia sosial berdasarkan Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 serta perlunya transformasi dakwah menuju model digital yang lebih proaktif.
Bab kesepuluh mengangkat reaktualisasi larangan zina dalam Surah Al-Isra' ayat 32 sebagai respons terhadap tantangan moral generasi muda pada era globalisasi, sekaligus menawarkan revitalisasi konsep ta'aruf sebagai alternatif pembinaan akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Adapun bab kesebelas menutup pembahasan dengan mengkaji dakwah berbasis keluarga melalui pemikiran Abdullah Nashih Ulwan, yang dipadukan dengan tantangan keluarga Muslim di era digital serta model implementasi dakwah keluarga yang relevan dengan perkembangan masyarakat kontemporer.




 Formulir Data Penulis Buku

Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami 

 Layanan Penerbitan ISBN Buku

Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-)

 Layanan Konversi Hasil Penelitian, PkM, Skripsi, Tesis, & Disertasi menjadi Buku

Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-)

 Layanan Pengurusan HaKI Karya Ilmiah

Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-)

 Layanan Indeksasi Google Play Books

Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-)

 Layanan Penambahan Sitasi Artikel di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-)

 Layanan Indeksasi Artikel Bebas, Opini, Catatan Akademik di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-)

 Hubungi Kami: Klik Disini (Nindi)

Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami