Dakwah dan Tantangan Kohesi Sosial: Kajian Ekologi, Moral, Radikalisme, dan Sektarianisme dalam Islam Indonesia


Penulis: Siti Nuri Nurhaidah, Ahmad Irfan, Khofifah Ayu Kartika, Nizar Bahalwan, Ulya Qistina, Khatim Mufqi Ali 
ISBN: 978-634-7780-21-8
Cetakan: Pertama, Agustus 2026/Safar 1448 H
Halaman & Ukuran: xiv + 290 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp,-
Deskripsi Buku: Dakwah Islam pada hakikatnya merupakan proses transformasi nilai yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial, budaya, ekologis, dan peradaban. Dalam konteks Indonesia yang memiliki keragaman agama, budaya, tradisi, dan dinamika sosial yang kompleks, dakwah menghadapi tantangan besar dalam menjaga kohesi sosial umat. Perubahan zaman, perkembangan teknologi digital, krisis ekologis, munculnya berbagai bentuk radikalisme, serta menguatnya fragmentasi identitas keagamaan menjadi persoalan yang membutuhkan respons dakwah yang lebih konstruktif, moderat, dan kontekstual.
Buku ini hadir sebagai sebuah ikhtiar akademik untuk memahami berbagai persoalan kontemporer yang berkaitan dengan dakwah Islam dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Dakwah tidak dapat lagi dipahami hanya dalam ruang normatif, tetapi harus mampu berdialog dengan realitas kehidupan manusia. Oleh karena itu, kajian dalam buku ini berusaha mempertemukan dimensi keislaman, sosial, pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan perkembangan teknologi sebagai bagian integral dari penguatan peran dakwah di era modern.
Bab pertama buku ini mengangkat tema Green Islamic Education dalam Pendidikan Kader Ulama. Pembahasan ini berangkat dari kesadaran bahwa krisis ekologis merupakan persoalan kemanusiaan yang juga memiliki dimensi keagamaan. Islam memandang manusia sebagai khalifah yang memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan alam. Melalui pendekatan Green Islamic Education, pendidikan kader ulama diarahkan agar memiliki kesadaran ekologis yang bersumber dari nilai tauhid, amanah, dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan.
Bab kedua membahas internalisasi akhlak khidmah tamu perspektif teori pelayanan sosial dengan mengambil inspirasi dari tradisi haul Abah Guru Sekumpul di Kalimantan Selatan. Kajian ini menunjukkan bahwa tradisi keagamaan tidak hanya menjadi ekspresi spiritual, tetapi juga dapat melahirkan solidaritas sosial, kepedulian, pelayanan masyarakat, dan penguatan nilai kebersamaan. Konsep khidmah menjadi salah satu manifestasi nyata dari akhlak Islam dalam kehidupan sosial.
Selanjutnya, buku ini mengkaji aktualisasi metode dakwah Al-Qur’an dalam pembinaan moral remaja. Generasi muda merupakan kelompok strategis dalam pembangunan masa depan umat. Tantangan modernitas, perubahan budaya, dan perkembangan media digital membutuhkan pendekatan dakwah yang mampu menginternalisasi nilai Al-Qur’an melalui pembiasaan ibadah, keteladanan, serta kegiatan sosial yang membangun karakter.
Persoalan radikalisme keagamaan pada remaja menjadi perhatian dalam bab keempat melalui kajian mengenai model dakwah moderat (wasathiyyah). Fenomena radikalisme tidak hanya berkaitan dengan pemahaman keagamaan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan perkembangan informasi digital. Karena itu, dakwah moderat menjadi strategi penting dalam membangun keberagamaan yang seimbang, inklusif, dan sesuai dengan karakter keindonesiaan.
Buku ini juga membahas transformasi ruang dakwah Generasi Z yang menunjukkan adanya perubahan pola interaksi dan komunikasi keagamaan. Ruang dakwah tidak lagi terbatas pada masjid, majelis ilmu, atau mimbar konvensional, tetapi telah berkembang melalui media digital, komunitas kreatif, dan ruang sosial baru. Transformasi tersebut menuntut para dai dan lembaga dakwah untuk memahami karakter generasi muda serta menciptakan ruang keberagamaan yang partisipatif dan relevan.
Bab mengenai dilema dakwah antara solidaritas dan ideologi mengkaji bagaimana wacana dakwah dapat membentuk konstruksi identitas sosial. Dalam ruang publik yang semakin terbuka, dakwah memiliki tantangan untuk menjaga keseimbangan antara penguatan identitas keagamaan dan penghormatan terhadap keberagaman sosial. Dakwah harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan instrumen yang memperbesar jarak antar kelompok masyarakat.
Pada aspek regenerasi keulamaan, buku ini membahas dakwah dan regenerasi ulama di era digital. Perubahan lanskap otoritas keagamaan menunjukkan bahwa proses kaderisasi ulama perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan fondasi keilmuan Islam. Pendidikan kader ulama harus mampu mengintegrasikan tradisi keilmuan klasik dengan literasi digital agar mampu menjawab kebutuhan umat masa kini.
Kajian tentang asumsi-asumsi dasar ilmu pengetahuan memberikan landasan epistemologis bagi pengembangan penelitian pendidikan Islam. Ilmu pengetahuan tidak terlepas dari asumsi filosofis mengenai sumber, metode, dan tujuan pengetahuan. Pemahaman terhadap aspek epistemologi menjadi penting dalam membangun tradisi akademik Islam yang kuat dan produktif.
Buku ini juga mengulas otoritas keagamaan di era digital, khususnya perubahan posisi dai dari otoritas berbasis keilmuan menuju figur yang sering kali dibentuk oleh popularitas media sosial. Perkembangan algoritma, personal branding, dan budaya digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi dakwah Islam. Otoritas keagamaan perlu tetap berakar pada kompetensi ilmu, integritas moral, dan tanggung jawab sosial.
Bab berikutnya membahas hubungan antara dakwah dan fatwa dalam kehidupan keagamaan Indonesia. Fatwa dan dakwah memiliki peran yang saling melengkapi sebagai instrumen pembimbing umat. Melalui lembaga seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), teks keagamaan berusaha diterjemahkan ke dalam konteks kehidupan masyarakat dengan mempertimbangkan kemaslahatan dan dinamika sosial.
Dimensi lingkungan kembali diperdalam melalui kajian konstruksi fikih lingkungan. Krisis iklim menuntut adanya pembacaan baru terhadap hubungan manusia, agama, dan alam. Konsep fiqh al-bi’ah, maqashid syariah, serta prinsip khalifah, mizan, dan larangan fasad menjadi dasar bagi pengembangan dakwah ekologis yang berorientasi pada keberlanjutan kehidupan.
Pada bagian akhir, buku ini membahas dakwah dan muamalah melalui koperasi syariah sebagai instrumen ekonomi Islam. Dakwah tidak hanya berbicara mengenai aspek spiritual, tetapi juga pemberdayaan ekonomi umat. Koperasi syariah menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Islam dalam membangun keadilan ekonomi, solidaritas, dan kemandirian masyarakat.
Secara keseluruhan, buku ini berusaha menunjukkan bahwa dakwah Islam memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial melalui pendekatan yang menyeluruh. Dakwah yang relevan dengan zaman adalah dakwah yang mampu mengintegrasikan nilai spiritual dengan kepedulian sosial, kesadaran ekologis, penguatan moral, moderasi beragama, dan inovasi digital.




 Formulir Data Penulis Buku

Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami 

 Layanan Penerbitan ISBN Buku

Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-)

 Layanan Konversi Hasil Penelitian, PkM, Skripsi, Tesis, & Disertasi menjadi Buku

Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-)

 Layanan Pengurusan HaKI Karya Ilmiah

Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-)

 Layanan Indeksasi Google Play Books

Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-)

 Layanan Penambahan Sitasi Artikel di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-)

 Layanan Indeksasi Artikel Bebas, Opini, Catatan Akademik di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-)

 Hubungi Kami: Klik Disini (Nindi)

Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami