Penulis: Dr. Usman, S.Ag, M.Hum., M.M.
ISBN: xxx-xxx-xxxx-xx-x
Cetakan: Pertama, September 2026/Rabiulakhir 1448 H
Halaman & Ukuran: xx + 498 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp99.999,-
Cetakan: Pertama, September 2026/Rabiulakhir 1448 H
Halaman & Ukuran: xx + 498 hlm, UNESCO (15,5 cm x 23 cm)
Harga Buku: Rp99.999,-
Deskripsi Buku: Buku referensi yang berada di hadapan pembaca budiman ini lahir dari rasa gelisah akademik dan spiritual yang mendalam atas pergeseran tektonik yang melanda kehidupan keagamaan umat Islam hari ini. Di era yang ditandai oleh visibilitas ekstrem dan digitalisasi ruang publik, kita menyaksikan sebuah paradoks yang mencemaskan: agama semakin hadir di mana-mana dalam bentuk tontonan, kutipan grafis, siaran langsung, dan video berdurasi singkat, namun pada saat yang bersamaan, substansi kedalaman ruhani dan penghayatan moralitasnya tampak semakin menyusut. Ruang dakwah yang secara historis diwariskan oleh para nabi dan ulama pewarisnya (waratsatul anbiya') sebagai amanah pembinaan jiwa (tarbiyatun nufus) kini terseret ke dalam pusaran arus deras kapitalisme pengawasan (surveillance capitalism).
Dalam lanskap baru ini, kesalehan kerap kali dinilai dari kemampuannya memikat algoritma platform. Tokoh-tokoh agama didorong untuk bertransformasi menjadi penyedia konten yang bersaing memperebutkan pecahan atensi audiens yang terfragmentasi. Terjadi distorsi ontologis yang nyata: dakwah tidak lagi diposisikan sebagai wasilah penyerahan diri secara total kepada Sang Pencipta, melainkan menjelma sarana akumulasi modal sosial, prestise budaya, dan kapital ekonomi. Fenomena personal branding keagamaan yang mengadopsi mentah-mentah doktrin pemasaran sekuler telah mengaburkan batas antara panggilan kenabian (da'wah ilallah) dan perburuan pemujaan massa (da'wah ila an-nafs).
Berangkat dari kegelisahan tersebut, buku ini diikhtiarkan sebagai sebuah ikhtiar intelektual untuk menghadirkan kembali kritik tasawuf klasik ke dalam perdebatan sosiologis kontemporer. Tradisi tasawuf bukanlah jalan eskapisme dari kenyataan dunia, melainkan disiplin kritis yang paling tajam dalam menelanjangi kepalsuan ego manusia. Kitab-kitab induk karya ulama masa lalu telah menyediakan perangkat psiko-spiritual yang sangat kaya untuk membedah bagaimana nafsu sering kali menyusup secara amat halus di balik jubah ibadah dan kesalehan publik. Melalui telaah kritis ini, penulis berupaya menimbang kembali fenomena industri dakwah kontemporer menggunakan neraca timbangan ketulusan (al-mizan al-ikhlas), meretas topeng kepalsuan performatif, dan menyuarakan kembali urgensi penjagaan kemurnian niat di hadapan Allah.
AFANIN MEDIA UTAMA ISLAMOLOGICS Daftar Topik Artikel - Econologic - Ahkamologic - Falsafalogic - Politicologic - Quranulogic - Hadisulogic - Tarikhulogic - Educologic - Psikologic BAIT SYARIAH INDONESIA Kajian Keilmuan: Akidah, Tafsir/Alquran, Hadis, Fikih, Tarikh, Filsafat, Mantik, Tasawuf, Mawaris/Faraidh, Hukum, Ekonomi, Politik, Psikologi, Pengetahuan Umum, & Tata Bahasa (Arab & Inggris) Bimbingan Kuliah di Luar Negeri: Mesir, Tunisia, Yaman, Maroko, Arab Saudi, Sudan, Yordania, Malaysia, Turki, Brunei Darussalam NARAHUBUNG: Klik Disini |


0 Comments